Halo sahabat caleb pet groomer, pada saat sekarang ini banyak sekali Ketika Kucing Anda terserang flu? Pasti Anda khawatir kan terhadap kucing anda! Flu yang terjadi pada kucing merupakan infeksi pernapasan minor. kita tidak boleh membiarkan begitu saja. Anda perlu merawat kucing sakit tersebut agar kondisinya membaik. Disini ada cara menangani kucing yang sedang terserang flu

Sumber: Alodokter.com

Merawat Kucing di Rumah dengan baik

  1. Kenali gejalanya. Gejala flu pada kucing bisa disebabkan oleh infeksi bakteri ataupun virus, Carilah gejala-gejala seperti terus-menerus mengendus, bersin, hidung berair, munculnya kotoran mata berlebih, sulit bernapas, dan lemah lesu.
  2. Jaga kelembapan rumah Anda. Tempat lembap akan membantu pernapasan kucing saat sedang sakit. Bagi Anda yang tidak tinggal di daerah tropis, Anda bisa menggunakan alat pelembab ruangan. Anda juga bisa mengurung kucing di kamar mandi beruap beberapa kali dalam sehari selama 10-15 menit
  3. Bersihkan wajah kucing. Saat kucing sakit, Anda akan melihat banyaknya kotoran di mata, hidung, dan telinga. Ambil lap bersih yang sudah dibasahi, lalu usapkan lembut ke wajah kucing untuk membersihkan kotoran-kotoran tersebut. Lakukan beberapa kali dalam sehari. Jangan lupa, ucapkan kata-kata yang menenangkan saat membersihkannya.
  4. Dorong kucing untuk makan. Kucing yang sakit biasanya enggan makan. Namun, mereka harus mendapatkan nutrisi untuk tetap kuat bertahan selama masa sakit. Kucing kerap kehilangan selera makan saat sakit, dan tidak sungkan untuk melenggang pergi mengabaikan makanan kesukaannya. Jika kucing tidak tertarik makan, cobalah menghangatkan makanan terlebih dahulu di microwave selama beberapa menit.
  5. Pisahkan kucing Anda dari hewan peliharaan lain di rumah. Jika Anda memiliki peliharaan lain, Anda perlu memisahkan hewan-hewan tersebut. Infeksi macam penyakit flu itu menular dalam periode inkubasi, yang berlangsung antara 2-10 hari. Kucing Anda mungkin lesu dan makan lebih pelan daripada biasanya.
  6. Berikan cukup air. Pastikan air bersih dan segar tersedia sepanjang waktu. Kucing sakit harus selalu terhidrasi. Perhatikan wadah air kucing dan segera isi atau bersihkan saat diperlukan. Mencampurkan air ke makanan kaleng juga bisa membantu kucing tetap terhidrasi. Tanda-tanda dehidrasi antara lain mata cekung, gusi “lengket”, dan kulit yang berkurang elastisitasnya.

Menghubungi Dokter Untuk Perawatan Lanjut

Sumber: www.galamedianews.com
  1. Pastikan bahwa kucing Anda benar-benar membutuhkan bantuan dokter. Biasanya masa infeksi berlangsung antara 7-21 hari. Bahkan infeksi kecil sering kali sembuh dengan sendirinya. Namun, memang ada kondisi tertentu yang mengharuskan Anda membawa kucing ke dokter. Jika kucing Anda tidak kunjung membaik dalam 5-7 hari, segera bawa ke dokter. Anda juga perlu ke dokter jika kucing Anda dehidrasi, tidak mau makan, atau sulit bernapas
  2. Pastikan menjalankan sejumlah tes untuk mengetahui penyebab penyakit. Beberapa penyakit pada kucing memperlihatkan gejala serupa flu. Tergantung pada gejala lain yang mengikuti dan faktor risiko yang dimiliki kucing, dokter akan melakukan beberapa tes untuk mengetahuinya. Jangan ragu membahas dengan dokter tentang tes yang dibutuhkan untuk mendiagnosis dan menangani kucing Anda. Kucing perlu menjalankan tes hitung darah lengkap untuk mengetahui kondisi apa pun terkait darah.
  3. Pastikan memberi kucing segala pengobatan yang dibutuhkan. Dokter akan meresepkan obat sesuai dengan penyebab sesungguhnya gejala-gejala yang ditemukan pada kucing. Berikan obat sesuai resep dan petunjuk dokter. Jangan sungkan mengajukan pertanyaan apa pun tentang obat-obatan tersebut sebelum meninggalkan ruang dokter. Pastikan untuk memberikan obat kepada kucing sampai tuntas, sekalipun gejala-gejala itu tidak lagi terlihat.
Sumber: okdogi.com

Mencegah Penyakit Kambuh Pada Kucing Dengan Suplemen Vitamin C

  1. Berikan vitamin C kepada kucing. Berbeda dengan manusia, tubuh kucing bisa membuat vitamin C sendiri. Meskipun demikian, suplemen Vitamin C dapat membantu kucing segera pulih dari penyakit, seperti flu. Diskusikan dengan dokter mengenai rencana memberikan suplemen ini kepada kucing. Tidak kalah pentingnya, Anda harus memastikan kucing Anda tidak punya riwayat pembentukan batu (kristal) oksalat urine. Bagaimanapun, Vitamin C tidak selamanya bisa dikonsumsi oleh semua kucing. Jangan memberikan vitamin C tanpa membahasnya terlebih dahulu dengan dokter,
  2. Beri kucing Anda vaksin. Selalu ikuti perkembangan vaksin kucing. Vaksinasi membantu mencegah penyakit yang banyak menyerang dan infeksi yang membuat kucing terkena flu atau mengalami gejala menyerupai flu. Hubungi dokter sekali dalam setahun untuk memeriksa apakah kucing Anda sudah saatnya mendapatkan vaksin.
  3. Tahan kucing Anda di dalam ruangan. Biasanya kucing tertular flu dari kucing lain. Cara terbaik untuk mencegahnya adalah meminimalkan kontak dengan hewan lain di luar rumah. Tahan kucing Anda di dalam rumah dan jauhkan dari kucing-kucing tak dikenal yang mungkin belum divaksin. Jika kucing Anda harus berada di luar rumah, usahakan untuk tetap mengawasinya.

Itulah 3 cara menangani kucing anda ketika terserang flu, Ketika sedang keadaan diluar lingkungan sekitar belum membaik sebaiknya jangan dibawa keluar dulu agar tidak terjangkit ke sesama manusia, sebaiknya peliharaan hewan anda harus dijaga dengan benar agar kesehatannya semakin baik dimasa yang akan datang.

Tunggu Artikel Selanjutnya Dari Caleb Pet Groomer;


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *