klikdokter.com

Hai Teman Caleb Pet Groomer, Mempunyai hewan peliharaan di rumah adalah hal yang menyenangkan. Selain lucu dan menggemaskan, punya hewan peliharaan seperti anjing, kucing, mampu menghibur dan mengurangi kadar stres Anda.

Menurutnya, hewan peliharaan dapat mendatangkan kebahagiaan bagi pemiliknya. “Berbagai studi membuktikan bahwa memiliki hewan peliharaan dapat memberi dukungan emosional, mengurangi stres, serta meningkatkan relaksasi bagi pemiliknya,”

Akan tetapi, menurut dokter spesialis hewan dunia mengatakan beragam penyakit juga mengintai Anda dan keluarga jika kebersihan dan kesehatan hewan peliharaan tidak dijaga. Apa saja penyakit berbahaya yang dapat ditularkan hewan peliharaan Anda?

  1. Penyakit Rabies
www.bulelengkab.go.id

“Rabies paling sering ditularkan melalui gigitan, dan bisa ditularkan melalui goresan,” Menurut Ahli pakar kesehatan hewan di Rover.com. Dia menambahkan, meski kecil bentuk tubuhnya kemungkinan digigit hewan peliharaan, masih ada kemungkinan Anda tertular melalui air liur hewan yang terinfeksi.

Paparan rabies dari anjing ke manusia jarang terjadi diluar lingkungan, tapi infeksi rabies hampir 100 % fatal jika tidak segera ditangani. Cara terbaik untuk mencegahnya adalah memberi vaksin pada hewan peliharaan anda. Gejala hewan peliharaan terkena rabies adalah mulut berbusa, perubahan perilaku, demam, hipersensitif terhadap sentuhan, cahaya, dan suara. Hewan rabies juga kerap bersembunyi di tempat gelap, terhuyung-huyung, kehilangan nafsu makan, dan kejang. Sementara menurut ahli CDC, gejala awal rabies pada manusia meliputi demam, sakit kepala, dan rasa lemah.

2. Penyakit Salmonella Pada Anjing

www.penyakithewan.co.id

Penyakit Salmonella Pada Anjing

“Infeksi juga dapat disebabkan oleh bakteri salmonella yang hidup di kulit reptil peliharaan” Contoh seorang pengacara keamanan makanan, juga mengatakan pihaknya telah melihat kasus makanan anjing atau kucing yang membawa wabah salmonella. Agar terhindar dari bakteri ini, cucilah tangan dengan bersih setelah memegang reptil, terutama usai memberi makan. Hewan peliharaan memang tak akan menunjukkan gejala spesifik saat terkena salmonella. “Namun pada manusia, infeksi salmonella dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti demam, sakit kepala, sakit perut, mual, muntah, dan tubuh yang menggigil kedinginan,”

3. Penyakit Toksoplasmosis

blogayu8.blogspot.com

Penyakit Toksoplasmosis adalah penyakit infeksi parasit dimana kucing adalah sumber utama infeksi,” Walaupun orang sehat biasanya tidak tertular, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi kesehatan serius bagi wanita hamil dan orang dengan gangguan kekebalan tubuh.

Untuk itu, pastikan untuk membersihkan kotoran kucing atau wadah kotoran kucing (sekali sehari jika ada yang memiliki sistem kekebalan yang lemah di rumah). Selain itu, cuci tangan Anda sampai bersih setelah memegang kucing dan kotoran kucing setelah beraktifitas dirumah maupun diluar. Wanita hamil juga harus selalu menghindari kotoran kucing. Menjaga kucing Anda tetap di dalam ruangan juga akan membantu mencegah mereka tertular toksoplasmosis.

Gejala pada hewan peliharaan yang terinfeksi toksoplasmosis biasanya tidak terlalu terlihat. Namun, anak kucing yang lebih rentan mungkin bakal mengalami diare. Sementara itu, orang sehat sering tidak menunjukkan gejala apa pun yang dihadapi.

Dalam Memiliki hewan peliharaan berarti Anda sendiri harus siap bertanggung jawab untuk menjaga dan merawat kesehatannya. Tiga penyakit di atas dapat menular pada Anda saat kebersihan dan kesehatan hewan peliharaan kurang terjaga. Oleh karena itu, selain rutin membersihkan kandang, pemberian vaksin secara berkala juga penting. Satu hal penting yang harus Anda ingat, cucilah tangan Anda setiap usai melakukan kontak dengan hewan peliharaannya dan kotorannya.

Tunggu Artikel Selanjutnya Dari Caleb Pet Groomer, Thanks!


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *